TASIKMALAYA – Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Siliwangi kembali menyelenggarakan kegiatan akademik inspiratif berupa Kuliah Praktisi pada hari Selasa (21/04/2026). Mengangkat tema mutakhir yakni “Climate-Smart Rice Farming: Strategi Produksi Padi di Era Perubahan Iklim”, perkuliahan ini diselenggarakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan ini difasilitasi khusus untuk memperdalam pemahaman mahasiswa pada Mata Kuliah Teknologi Produksi Tanaman Serealia. Untuk memberikan wawasan komprehensif dari sudut pandang praktisi dan pemangku kebijakan, Prodi Agroteknologi secara khusus mengundang Dr. Rima Purnamayani, SP, M.Si. Beliau saat ini menjabat sebagai Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian, di bawah naungan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian.
Dalam sesi pemaparannya yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, narasumber membedah berbagai strategi adaptasi dan mitigasi yang krusial bagi sektor pertanian dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. Pendekatan pertanian cerdas iklim (Climate-Smart Agriculture) ditekankan sebagai kunci utama untuk tetap menjaga produktivitas padi secara berkelanjutan sekaligus mengamankan ketahanan pangan nasional.

Pelaksanaan kuliah praktisi yang dilangsungkan secara dalam jaringan (daring) ini berjalan sangat selaras dengan kebijakan operasional universitas saat ini. Seperti diketahui, seluruh kegiatan perkuliahan luar jaringan (luring) ditiadakan dan dialihkan ke dalam jaringan (daring) demi kelancaran pelaksanaan UTBK SNBT 2026 yang berlangsung mulai tanggal 21 s.d 30 April 2026.
Meski digelar secara virtual, antusiasme peserta sangat tinggi. Melalui Kuliah Praktisi ini, Program Studi Agroteknologi FAPERTA UNSIL berharap para mahasiswa tidak hanya tangguh secara teori, tetapi juga siap mengimplementasikan praktik pertanian cerdas dan modern di lapangan kelak.

