TASIKMALAYA – Program Studi (Prodi) Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi (Unsil) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam upaya percepatan internasionalisasi kampus. Tahun ini, Prodi Agroteknologi Unsil terbukti semakin diminati oleh calon mahasiswa dari luar negeri dengan resminya kampus menerima mahasiswa asing melalui jalur Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Tahun 2026.
Kepastian ini tertuang dalam surat Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa KNB Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada 17 Juni 2026. Dari total 50 kandidat penerima beasiswa jenjang Sarjana (S1) se-Indonesia, Universitas Siliwangi mendapat kehormatan sebagai salah satu perguruan tinggi pengelola.
Mahasiswa mancanegara yang akan menempuh pendidikan sarjana di Prodi Agroteknologi Unsil tersebut adalah Muhammad Muhammad Aji, yang berasal dari Nigeria. Menariknya, dalam dokumen pendaftarannya, pemuda kelahiran tahun 2006 ini secara spesifik menjadikan Universitas Siliwangi, khususnya Program Studi Agroteknologi, sebagai pilihan pertama (Option 1) tujuan studinya di Indonesia.
Fakta bahwa program studi ini menjadi pilihan utama pelamar internasional menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan, riset, dan pengajaran di Prodi Agroteknologi Unsil memiliki daya saing dan daya tarik yang kuat di kancah global. Beasiswa KNB sendiri merupakan program beasiswa prestisius dari Pemerintah Republik Indonesia yang ditujukan bagi calon mahasiswa potensial dari negara-negara berkembang.
Segenap pimpinan, dosen, dan staf tenaga kependidikan Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi mengucapkan “Selamat Datang dan Selamat Bergabung” kepada Muhammad Muhammad Aji di kampus perjuangan, Universitas Siliwangi.
Kehadiran mahasiswa internasional ini diharapkan tidak hanya akan menciptakan lingkungan pertukaran budaya yang positif, tetapi juga memacu semangat mahasiswa lokal untuk terus memperluas wawasan keilmuan pertanian tanpa batas wilayah. Mari bersama-sama kita wujudkan Agroteknologi Unsil yang semakin unggul dan mendunia!

